Tag Archives: combed

 

Pembuatan Kaos Polos yang Paling sering digunakan adalah Cotton Combed, Bahan kain katun Combed ini sangat banyak diminati atau disukai beberapa negara diAsia khususnya Indonesia bahkan sangat populer dikalangan distro, bahkan banyak yg menganggap jenis kain ini adalah jenis kain terbaik karena Distro besar pun rata rata memakai bahan kain combed.

Cotton Combed memiliki serat kain paling halus yang diolah atau diproses secara khusus dari serat katun sebelum dimasukan pada mesin pemintal. Dalam pemasarannya kain ini relatif mahal dibanding jenis kain yang lain karena sangat nyaman dipakai dan pas untuk kulit kita.

Pengertian atau definisi Combed

Combed berasal dari kata combing yang artinya sebuah proses lanjutan setelah proses carding untuk menghasilkan serat carded dengan melakukan penyisiran ulang dengan mesin sampai mendapatkan hasil serat yang halus. Inilah alasan mengapa material ini dinamakan combed cotton akibat adanya proses combing (penyisiran) dari serat carded karena ada 2 proses yakni Proses penyisiran (combing) linear (lurus) dan circular (memutar).

Pengertian angka 20s – 40s

Sama seperti menghitung mundur semakin kecil nilai angka atau kode bahan Cotton Combed maka semakin tebal bahan kaos tersebut Berikut penjelasan detailnya :

Cotton Combed 20

Kain yang terbuat dari benang 20s untuk menghasilkan ketebalan atau gramasi kain antara 180 sampai 220 gram/m2 untuk jenis rajutan single knit atau rajutan tunggal

Cotton Combed 24

Kain yang terbuat dari benang 24s untuk menghasilkan ketebalan atau gramasi kain antara 170 sampai 210 gram/m2 untuk jenis rajutan single knit atau rajutan tunggal

Cotton Combed 30

Kain yang terbuat dari benang 30s untuk menghasilkan ketebalan atau gramasi kain antara 140 sampai 160 gram/ m2 untuk jenis rajutan single knit / rajutan tunggal.

Cotton Combed 40

Kain yang terbuat dari benang 40s untuk menghasilkan ketebalan atau gramasi kain antara 110 sampai 120 gram/ m2 untuk jenis rajutan single knit / rajutan tunggal.

Dan huruf setelah angka yakni “s” adalah nama menurut metode rajutannya. “s” untuk Single Knit, sedangkan “d” untuk Double Knit. Kalau kita amati single Knit memiliki tekstur yang rapat, padat, tapi kurang lentur sebaliknya Double Knit memiliki tekstur rajutan yang cenderung kurang rapat, kenyal, dan teratur untuk itu pada dasarnya kain jenis single knit cenderung dipakai produk Distro sedangkan Double Knit dipakai untuk pakaian balita atau bayi.

Umumnya bahan Combed sering dipakai untuk sarung bantal ataupun sprei Karena cotton combed memiliki texture yang sangat halus dan kuat jadi sangat aman jika kontak dengan kulit. Karena terbuat dari bahan yang halus serta tidak panas maka jenis bahan ini sangat pas untuk dibuat pakaian sehari hari khususnya kaos. Bahan Cotton Combed sangat cocok digunakan di daerah beriklim tropis seperti di Indonesia karena sifatnya yang menyerap keringat.

Demikian yang bisa kaos polos Malang sampaikan, semoga bermanfaat